📚 Manfaat Endorse Bookstagram
Bookstagram adalah akun Instagram yang fokus pada konten seputar buku: ulasan, rekomendasi, hingga diskusi literasi. Endorse di bookstagram bukan sekadar iklan, melainkan strategi literasi yang punya dampak sosial.
Meningkatkan minat baca masyarakat
Bookstagram sering membagikan ulasan dan rekomendasi buku yang membuat audiens tertarik mencoba bacaan baru.Membangun komunitas literasi
Endorse di bookstagram memperkuat interaksi antar pembaca, penulis, dan penerbit. Hal ini membantu menciptakan budaya membaca yang lebih luas.Promosi yang lebih personal
Konten bookstagram biasanya berupa foto estetik, ulasan jujur, atau cerita pengalaman membaca. Promosi terasa lebih alami dibanding iklan konvensional.Meningkatkan brand awareness penerbit/penulis
Dengan audiens yang memang tertarik pada dunia buku, endorse bookstagram lebih tepat sasaran dibanding influencer umum.Mendukung penjualan buku
Rekomendasi dari bookstagramer dipercaya oleh pengikutnya, sehingga bisa langsung mendorong pembelian.
💰 Rata-rata Biaya Endorse Bookstagram
Tarif endorse bookstagram di Indonesia mengikuti pola umum influencer marketing:
| Jumlah Followers | Kisaran Tarif Endorse per Post |
|---|---|
| 1.000 – 10.000 | Rp50.000 – Rp500.000 |
| 10.000 – 50.000 | Rp500.000 – Rp2.000.000 |
| 50.000 ke atas | Bisa mencapai Rp5.000.000+ tergantung engagement |
Catatan penting:
- Tarif dipengaruhi oleh engagement rate, kualitas konten (foto, ulasan, video), serta niche (literasi biasanya lebih spesifik).
- Endorse bisa berupa feed post, Instagram story, atau reels, dengan harga berbeda.
- Beberapa bookstagramer juga menerima barter berupa buku gratis sebagai bentuk kerja sama.
⚠️ Tantangan & Pertimbangan
- Risiko mismatch audiens: Pastikan bookstagram yang dipilih memiliki audiens sesuai target (misalnya genre fiksi, nonfiksi, atau anak-anak).
- Kredibilitas ulasan: Audiens bookstagram menghargai kejujuran. Endorse yang terlalu “jualan” bisa menurunkan kepercayaan.
- Budget terbatas: Untuk penerbit kecil, bisa mulai dengan akun mikro (micro-influencer) yang tarifnya lebih terjangkau namun engagement tinggi.
0 Komentar